Artpreneurship 2011, "1001 Doors Reinterpreting Traditions"

CE News, Jakarta: Setelah sukses di tahun 2010, Ciputra Artpreneurship kembali digelar di Marketing Gallery Ciputra  World, Jalan Prof. Dr. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/1). Kegiatan yang digagas oleh maestro entrepreneurship, Dr. Ir. Ciputra dan Rina Ciputra ini berkolaborasi dengan Jakarta Convention & Exhibiton Bureau dan Art Sociates ini mengangkat tema, "1001 Doors Reinterpreting Traditions."

art2011Kegiatan yang berlangsung ini bertujuan memberi gambaran dan membimbing para penikmat seni untuk memasuki pintu-pintu karya seni untuk melihat dan menikmati kekayaan warisan budaya Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Rina Ciputra memaparkan, salah satu syarat bahwa sebuah karya disebut inovasi adalah ketika karya tersebut diapresiasi oleh masyarakat secara luas. "Bagi saya artpreneurship adalah kemampuan mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Sehingga entrepreneurship adalah tentang menciptakan nilai melalui inovasi," katanya dalam pembukaan Ciputra Artpreneurship.

Menurut kurator Asmudjo Jono Irianto, tema 1001 pintu diambil karena kehadiran sebuah pintu tak lepas dari pakem estetik lokal dan keterampilan dalam mewujudkannya. "Kami mengundang seniman untuk melakukan interpretasi ulang terhadap makna pintu, untuk menjejaki warisan dan makna tradisi," katanya.

Menurut salah satu partner acara Jakarta Contemporary dari Art Sociates Andonowati, kegiatan tersebut tidak menargetkan omzet tertentu selama penyelenggaraannya. "Karena acara yang baru dua kali digelar ini bertujuan untuk membentuk branding. Mungkin kalau beberapa tahun ke depan baru bisa memikirkan masalah omzet," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mendukung penuh kegiatan seni tersebut. Menurutnya, Jakarta sebagai kota yang dinamis memang perlu memiliki daya tarik internasional yaitu kegiatan seni. Dia juga menyebut Jakarta sebagai kota kreatif dengan beragam senimannya di tengah hiruk pikuk kehidupan Jakarta seperti kemacetan dan sebagainya.

"Pemerintah menyambut acara Jakarta Contemporary ini karena Jakarta harus jadi kota budaya yang membanggakan. Jakarta harus jadi surga bagi pelaku seni, dan semoga acara ini bisa diadakan reguler," katanya dalam kesempatan yang sama.

Artpreneurship 2011 ini berlangsung dari tanggal 26 Januari hingga 6 Februari ini, terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu pameran yang menampilkan pintu-pintu tradisional karya seniman yang bisa dinikmati oleh umum secara gratis dan juga acara workshop.