|
Perekonomian nasional yang mulai tumbuh diyakini mampu menarik minat asing untuk berinvestasi di Indonesia. Menurut Direktur PT Ciputra Property Tbk. Artadinata Djangkar, peluang investasi tersebut akan ikut mendongkrak pertumbuhan properti di Indonesia.
"Tingkat pengembalian keuntungan apartemen di Indonesia salah satu yang tertinggi di dunia. Keuntungan bisa 7-11 persen," kata Artadinata, Selasa, 5 Juli 2011.
Prospek positif dari properti khususnya apartemen, kata dia, terlihat dari penjualan unit apartemen My Home di proyek Ciputra World Jakarta. Hingga semester pertama ini, 80 persen unit apartemen My Home sudah terjual. Nilai itu setara dengan Rp 240 miliar.
Padahal, proyek Ciputra World baru diperkirakan rampung pada semester kedua tahun depan. Sedangkan untuk area mall Ciputra World yang berada di atas lahan seluas 130 ribu meter persegi telah tersewa seluruhnya (100 persen).
"Ciputra World sudah disewa oleh Lotte asal Korea seluas 77.500 meter persegi. Nantinya mereka yang akan menyewakan kembali propertinya," katanya. Selain itu juga ada perusahaan Parkson dari Malaysia dan juga perusahaan properti dari Thailand diakui tertarik dengan proyek Ciputra tersebut.
Tahun ini, perusahaan menargetkan bisa mendapat laba bersih sebesar Rp 170 miliar. Dan Artadinata yakin target bisa tercapai yang akan disumbang oleh penjualan My Home dan hasil pendapatan Ciputra Hotel maupun mal.
"Sedangkan pinjaman akan dilakukan untuk mendanai proyek Ciputra World ini, sudah dalam tahap akhir dengan bank lokal. Komitmen banknya kami harap sekitar Rp 1,5-1,7 triliun," katanya. (*/Tempointeraktif) |