Proyek Ciputra World II Telan Rp3,3 Triliun
Kamis, 12 Januari 2012 18:47

PT Ciputra Property Tbk mulai membangun proyek mega Ciputra World Jakarta 2 dengan total investasi sebesar Rp3,3 triliun di kawasan Central Business District (CBD) Jalan DR Satrio, Jakarta Selatan. Dua proyek awal adalah menara kondominium dan serviced apartment.

ciputra_grupDirektur dan Sekretaris Perusahaan PT CIputra Artadinata Djangkar mengatakan pembangunan tahap awal adalah dua menara kondominium dan Fraser Suites Serviced Apartment. Pembangunan dua menara tersebut akan dilakukan di atas lahan seluas 90.000 meter persegi.

"Pembangunan dua menara tersebut diperkirakan menelan dana investasi sekitar Rp1,1 triliun. Namun pemasaran kondominium menara pertama sudah dimulai sejak Desember 2011 dan target penjualan hingga 100% pada triwulan I tahun ini telah tercapai," ujar Artadinata kepada pers di sela-sela acara pemancangan tiang proyek Ciputra World Jakarta 2 di Jakarta hari ini (12/01).

Proyek mega tersebut akan terdiri dari  empat menara yakni kondominium, menara perkantoran, hotel dan serviced apartment. Dengan nilai investasi sebesar Rp3,3 triliun, papar Artadinata, proyek tersebut diperkirakan rampung secara keseluruhan pada 2016.

Menara untuk kondominium sendiri akan terdiri dari 468 unit dan 210 unit untuk Fraser Suites Serviced Apartment. Khusus kondomonium, harga yang dipasarkan telah mencapai Rp26 juta per meter persegi.

Helen Hamzah, General Marketing and Sales Commercial Building PT Ciputra Property, mengatakan proyek kondominium menawarkan konsep baru yakni interlocking loft concept yakni penggabungan unit tiga kamar tidur dan satu kamar tidur secara vertikal.

Dia menuturkan penghuni kondominium akan mendapatkan kenyamanan yang sama seperti rumah tinggal dua lantai.

"Untuk setiap menara [kondominium maupun serviced apartement] dilengkapi dengan Sky Garden, ruang terbuka yang menampilkan pemandangan panorama kota," ujar Helen. "Di tempat ini adala fasilitas perpustakaan, cafe and resto, private lounge bagi para penghuni, kolam renang, spa dan lainnya."

Dia menuturkan hotel berbintang lima nanti akan dikelola oleh W Hotel dan dimulai pembangunannya pada 2013.

Sementara untuk perkantoran, lanjutnya, pihaknya akan menargetkan perusahaan dari jasa keuangan mengingat sepanjang daerah Casablanca, Jakarta Selatan lebih banyak didominasi oleh sektor tersebut.

Selain itu, sambungnya, lokasi Ciputra World  Jakarta 2 yang berada di kawasan finansial dan perbelanjaan yang berkembang, memungkinkan para penghuni menerapkan walk to work.

Hal tersebut, urai Helen, karena seakan-akan mereka hanya selangkah menuju tempat kerja karena lokasi yang berdekatan dengan Golden Triangle, Jalan Jendral Soedirman, Jalan Gatot Soebroto dan Jalan HR Rasuna Said serta kawasan Mega Kuningan.

Ciputra World Jakarta 2 dirancang oleh SCDA, satu dari banyak perancang handal di Singapura. Proyek tersebut akan menjadi puncak dari sejumlah pengalaman dan visi arsitektur yang luar biasa dalam merancang sebuah hunian dengan gaya dan material yang berkelas.

Sementara untukt Ciputra World Jakarta 1, superblok yang dibangun di atas tanah seluas 5,5 hektare terdiri dari sebuah mal sewa seluas 130.000 meter persegi, 174 kamar Raffles Hotel, 136 unit kondominium myHome.

Selain itu terdapat 64.000 meter persegi untuk gedung kantor untuk sewa Grade-A, 170 unit apartemen servis, 88 unit apartemen mewah Raffles Residences dan Ciputra Artpreneur Centre yang terdiri dari art museum dan auditorium dengan kapasitas 1.200 orang. Tahun lalu, ruang mal juga telah disewa Lotte Shopping. (*/Bisnis)

 
Similar project: