Simak Perkembangan Terbaru Proyek Reklamasi Centre Point of Indonesia

09 Aug 2017

Proses reklamasi di proyek Centre Point of Indonesia (CPI) masih terus berlangsung sampai sekarang. Hal ini terlihat dari sudah beroperasinya kapal Fairway Boskalis yang sudah memasuki perairan Indonesia sejak Juni 2017 kemarin. Nantinya, kapal Fairway Boskalis ini akan menimbun 154 hektar area proyek CPI tersebut. Selama sebulan terakhir, tim Boskalis terus melakukan pengisian pasir di area reklamasi sebanyak ±3 x 30.000 meter kubik setiap harinya.

Proyek CPI tersebut merupakan bagian dari “Master Plan Kawasan Bisnis Global Terpadu” seluas 1.000 hektar. Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dengan PT Yasmin Bumi Asri, sekitar 50 hektar lahan reklamasi tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pemprov Sulsel dari total keseluruhan pengembangan kawasan CPI seluas 157 ha.

Berbagai fasilitas umum seperti Masjid, Wisma Negara, area terbuka hijau (taman), kantor pemerintahan, pantai buatan dan lain-lain akan dibangun di atas lahan 50 hektar tersebut. Selebihnya sekitar 107 ha, akan dikembangkan sebuah kota baru yang dinamakan “CitraLand City Losari Makassar”. PT Boskalis Internasional Indonesia sendiri merupakan kontraktor yang akan mengerjakan proyek reklamasinya.

“CitraLand City Losari Makassar ini merupakan kawasan moderen terintegrasi yang terdiri dari area residensial dan area komersial seperti mal, hotel, apartemen, dan perkantoran,” demikian kata Harun Hajadi selaku Managing Director Ciputra Group.

Kawasan nelayan tetap dijaga

Harun juga memastikan bahwa proyek ini tidak akan mengganggu kawasan nelayan di sekitar pantai tersebut. Bahkan, masyarakat nelayan yang tinggal di sekitar CPI akan merasakan manfaat langsung karena kita juga melangsungkan proyek "Pengerukan Jalur Nelayan" yang menghabiskan dana Rp2 miliar. Jalur nelayan tersebut nantinya juga akan diperlebar mengikuti master plan yang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar saat ini

(Teks : Boni Pramudya, diolah dari www.citralandcitymakassar.com. Foto-foto : tim CitraLand City Makassar)