Enter your keyword

Sekolah Citra Kasih

Project info:

DR. (HC) Ir. Ciputra and Mr. Haryo Seno were the founders of Sekolah Citra Kasih and Sekolah Citra Berkat. Sekolah Citra Kasih was established in 2003 and Sekolah Citra Berkat was established in 2004.  The aim of schools establishment is to bring intelligence and prosperity to the nation. In the process of achieving that goal, the founders believe of a holistic and quality education; particularly entrepreneurship education which is a way out for young people to achieve success.

Categories
Education
Area
Surface Area:

VISI

Pendidikan Entrepreneurship sejak Dini

MISI

  1. Meningkatkan relasi antara manusia dengan Tuhan, sesama dan ciptaan sehingga membuat layanan sekolah dapat diterima oleh masyarakat yang majemuk. Sekolah menjadi rumah belajar yang ramah bagi masyarakat majemuk.
  2. Memberikan perhatian utama pada pembangunan karakter, kesadaran hidup bersama dan penghargaan pada ciptaan sebagai ekspresi dari relasi antara manusia dengan Tuhan.
  3. Mendukung pertumbuhan siswa di aspek pengetahuan, ketrampilan dan karakter.
  4. Mengintegrasikan karakter, ketrampilan kehidupan dan teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi teknologi utama abad 21 ke dalam kurikulum pembelajaran.
  5. Membangun generasi unggul yang memiliki semangat dan daya entrepreneurship tanpa menutup peluang untuk menjalani profesi yang mereka akan pilih.
  6. Mengakomodasi pelaksanaan praktek-prakek pembelajaran terbaik dan terkini yang diakui secara luas.

FAKTOR KEUNGGULAN SEKOLAH CITRA KASIH

  • Kurikulum sekolah yang mengakomodasikan prinsip-prinsip pencapaian akademis “Excellent” abad 21 berdasarkan  standar isi kurikulum nasional.
  • Kurikulum sekolah yang memfasilitasi siswa mengembangkan talenta dalam mengelolah nilai-nilai lokal yang  mempunyai perspektif global melalui cara berpikir dan tindakan entrepreneurial.
  • Pembelajaran yang dilandasi praktek-praktek terbaik pendidikan entrepreneur K-12 Ciputra Way dan prinsip-prinsip pembelajaran abad 21.
  • Pembelajaran yang membentuk perilaku mandiri untuk mengambil resiko, kreatif dan inovatif dalam menciptakan peluang serta dapat dipertanggungjawabkan melalui penilaian reflektif berbasis kriteria kinerja, membiasakan siswa belajar dan bekerja secara kolaborasi untuk mencapai hasil terbaik dengan mempertimbangkan faktor etika, keamanan,  kesehatan serta peka terhadap situasi darurat.
  • Membiasakan siswa untuk peka terhadap isu lingkungan dan tindakan untuk mendukung anti bullying.
  • Membiasakan siswa untuk dapat mempromosikan nilai-nilai melaui atualisasi minat dan talenta sehingga  terbangun perilaku mengelola peluang, inovasi dan resiko melalui proyek entrepreneurship.
  • Membiasakan siswa mengelola bentuk-bentuk relasi positif  sehingga  lingkugan memberikan apresiasi positif.
  • Mendorong keterlibatan orang tua dalam proses mempromosikan keahlian karena mereka bersikap positif dan bangga terhadap praktek dan hasil belajar siswa.
  • Mewujudkan keterlibatan komunitas sekolah dalam menyebarkan nilai-nilai sekolah sehingga berdampak pada rasa bangga komunitas terhadap praktek nilai-nilai sekolah.
  • Guru dan staf yang terbuka, bertumbuh dan selalu siap bekerja atau mengajar dengan standar best practices terkini, serta berperilaku inovatif secara kolaborasi dalam mencapai hasil kinerja dan perkembangan sekolah yang berkesinambungan.
  • Mewujudkan sistem komunikasi dan pelayanan yang membuat setiap orang merasa dihargai serta pengelolaan  keluhan yang responsif.
  • Menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan mempertimbangkan aspek-aspek kelestarian lingkungan

VISI

Pendidikan Entrepreneurship sejak Dini

MISI

  1. Meningkatkan relasi antara manusia dengan Tuhan, sesama dan ciptaan sehingga membuat layanan sekolah dapat diterima oleh masyarakat yang majemuk. Sekolah menjadi rumah belajar yang ramah bagi masyarakat majemuk.
  2. Memberikan perhatian utama pada pembangunan karakter, kesadaran hidup bersama dan penghargaan pada ciptaan sebagai ekspresi dari relasi antara manusia dengan Tuhan.
  3. Mendukung pertumbuhan siswa di aspek pengetahuan, ketrampilan dan karakter.
  4. Mengintegrasikan karakter, ketrampilan kehidupan dan teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi teknologi utama abad 21 ke dalam kurikulum pembelajaran.
  5. Membangun generasi unggul yang memiliki semangat dan daya entrepreneurship tanpa menutup peluang untuk menjalani profesi yang mereka akan pilih.
  6. Mengakomodasi pelaksanaan praktek-prakek pembelajaran terbaik dan terkini yang diakui secara luas.

FAKTOR KEUNGGULAN SEKOLAH CITRA KASIH

  • Kurikulum sekolah yang mengakomodasikan prinsip-prinsip pencapaian akademis “Excellent” abad 21 berdasarkan  standar isi kurikulum nasional.
  • Kurikulum sekolah yang memfasilitasi siswa mengembangkan talenta dalam mengelolah nilai-nilai lokal yang  mempunyai perspektif global melalui cara berpikir dan tindakan entrepreneurial.
  • Pembelajaran yang dilandasi praktek-praktek terbaik pendidikan entrepreneur K-12 Ciputra Way dan prinsip-prinsip pembelajaran abad 21.
  • Pembelajaran yang membentuk perilaku mandiri untuk mengambil resiko, kreatif dan inovatif dalam menciptakan peluang serta dapat dipertanggungjawabkan melalui penilaian reflektif berbasis kriteria kinerja, membiasakan siswa belajar dan bekerja secara kolaborasi untuk mencapai hasil terbaik dengan mempertimbangkan faktor etika, keamanan,  kesehatan serta peka terhadap situasi darurat.
  • Membiasakan siswa untuk peka terhadap isu lingkungan dan tindakan untuk mendukung anti bullying.
  • Membiasakan siswa untuk dapat mempromosikan nilai-nilai melaui atualisasi minat dan talenta sehingga  terbangun perilaku mengelola peluang, inovasi dan resiko melalui proyek entrepreneurship.
  • Membiasakan siswa mengelola bentuk-bentuk relasi positif  sehingga  lingkugan memberikan apresiasi positif.
  • Mendorong keterlibatan orang tua dalam proses mempromosikan keahlian karena mereka bersikap positif dan bangga terhadap praktek dan hasil belajar siswa.
  • Mewujudkan keterlibatan komunitas sekolah dalam menyebarkan nilai-nilai sekolah sehingga berdampak pada rasa bangga komunitas terhadap praktek nilai-nilai sekolah.
  • Guru dan staf yang terbuka, bertumbuh dan selalu siap bekerja atau mengajar dengan standar best practices terkini, serta berperilaku inovatif secara kolaborasi dalam mencapai hasil kinerja dan perkembangan sekolah yang berkesinambungan.
  • Mewujudkan sistem komunikasi dan pelayanan yang membuat setiap orang merasa dihargai serta pengelolaan  keluhan yang responsif.
  • Menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat dan mempertimbangkan aspek-aspek kelestarian lingkungan