FIABCI World Congress Bahas Langkah Nyata Menuju Kota Cerdas dan Berkelanjutan
Sebagai bagian dari rangkaian FIABCI World Congress di Wina, sesi breakout bertajuk “How to ACT on Smart Cities” yang diselenggarakan pada tanggal 9 Juni 2026 dengan menghadirkan para pakar internasional, pengembang properti, dan praktisi perkotaan untuk membahas bagaimana konsep kota cerdas dapat diwujudkan melalui langkah-langkah yang konkret dan terukur. Dipandu oleh moderator serta diawali dengan presentasi dari Andreas Binkert dan Ole Vossnack, sesi ini menegaskan bahwa kota cerdas tidak ditentukan oleh pemanfaatan teknologi digital semata, melainkan oleh kemampuan kota tersebut menciptakan sebuah komunitas yang terkonektivitas, tangguh, dan berkelanjutan. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya pengembangan kawasan terpadu (mixed-use development), yang didukung oleh kemudahan pencapaian tujuan dengan berjalan kaki (walkability), infrastruktur yang efisien, keterlibatan masyarakat, serta pengambilan keputusan berbasis data sebagai fondasi utama sebuah kota cerdas yang sukses.
Para panelis yang berbagi pengalaman dari berbagai negara mengenai tantangan dalam menyeimbangkan kelayakan bisnis dengan target akan keberlanjutan, mengukur kemajuan menuju net-zero, serta menyelaraskan peran pemerintah daerah, investor, pengembang, dan masyarakat dalam mencapai visi bersama. Berbagai contoh praktis terbaik juga disampaikan, termasuk penerapan bangunan hijau, pengelolaan sumber daya yang efisien, perencanaan kawasan berorientasi transit, serta penciptaan lingkungan perkotaan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Salah satu pesan penting yang mengemuka adalah perlunya peralihan berbagai inisiatif yang bersifat parsial menuju kolaborasi yang terintegrasi melalui platform bersama yang mendukung pertukaran pengetahuan, transparansi data, inovasi pembiayaan, dan keterlibatan para pemangku kepentingan dalam jangka panjang. Para peserta sepakat bahwa terwujudnya kota cerdas dan berkelanjutan membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, sektor swasta, institusi pendidikan, dan komunitas lokal.
Sesi ini ditutup dengan sebuah kesimpulan yang penting yakni: berbagai metode, teknologi, dan solusi untuk membangun kota cerdas sebenarnya telah tersedia namun tantangan yang sesungguhnya adalah bagaimana seluruh pemangku kepentingan dapat bertindak (ACT) melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang terukur untuk menciptakan kota yang lebih cerdas, inklusif, berkelanjutan, dan tangguh bagi generasi mendatang.